Khasiat Manfaat Susu Kambing Untuk Bayi
–
Susu merupakan salah satu nutrisi penting bagi bayi untuk
pertumbuhan. Oleh karena itu, Air Susu Ibu (ASI) saat ini masih menjadi
makanan terbaik untuk bayi atau balita. Unsur yang terdapat dalam susu
bisa membantu tumbuh kembang bayi baik dalam pembentukan tulang, gizi
dan lain sebagainya.
Susu Kambing Etawa Bagus Untuk Bayi Anda
Ini adalah Bayi saya..Kalau saya tinggal pergi sejak usia 3bulan selain ASI saya beri pendamping susu kambing etawa GMP-Nutri sampai sekarang dan kalau ada dirumah saya juga mengkonsumsi sebagai terapi kesehatan dan imunitas diri dan bayi saya.
Tidak semua ibu bisa menyusui secara
normal karena alasan tertentu. Ibu biasa mengganti ASI dengan susu sapi,
banyaknya manfaat dan gizi yang diperoleh dari susu sapi menjadi alasan
pengganti ASI padahal gizi dan kandungan dalam susu kambing memiliki banyak kelebihan.
Minimnya pengetahuan mengenai manfaat dan cara penggunaan yang benar terhadap susu kambing etawa
membuatnya kurang diminati, ditambah dengan isu mengenai bahaya susu
kambing karena terdapat bakteri dalam susu kambing. Padahal kemungkinan
bakteri atau virus juga bisa terjadi pada susu sapi, maka dalam hal ini
anda harus pandai menyiasati pemberian susu kambing murni pada bayi.
Sebagai bahan pertimbangan anda bisa menyimak beberapa
Manfaat Susu Kambing Untuk Bayi Anda diantaranya :
- Mengurangi penyakit alergi, resiko gangguan pernapasan dan gangguan pencernaan pada bayi, karenan susu kambing tidak memiliki unsur lactoglobulin yang menjadi penyebab utama dari penyakit alergi, pernapasan dan gangguan pencernaan.
- Komposisi asam lemak esensial yang seimbang membuat susu kambing lebih mudah dicerna ketimbang susu sapi.
- Kandungan kalsium tinggi hingga dapat membentuk tulang lebih padat dan kuat, vitamin D, vitamin B2 dan lain sebagainya.
“Saya sering menyarankan orangtua untuk
memberikan susu kambing pada bayinya, terutama bagi mereka yang memiliki
masalah pencernaan atau tidak bisa menoleransi susu sapi. Hal ini
karena susu kambing lebih mudah dicerna,” ujar Dr. William Sears,
seperti dikutip dari Parenting.com.
Dr Sears menuturkan beberapa orangtua sering melaporkan reaksi alergi dari bayinya akan hilang atau membaik setelah diberikan susu kambing.
Berikut ini beberapa alasan yang membuat susu kambing lebih mudah dicerna oleh bayi yaitu:
- Mengandung protein alergi yang lebih sedikit. Gumpalan protein dari susu kambing yang dibentuk oleh asam lambung pada protein (dadih) akan lebih mudah dicerna oleh bayi. Kondisi ini bisa memberikan manfaat lebih terutama bagi bayi yang sering muntah atau memiliki kondisi gastroesophageal refluks (GER) atau masalah pencernaan.
- Lemaknya lebih mudah dicerna. Tetesan lemak dalam susu kambing lebih mudah dicerna karena mengandung jumlah asam lemak rantai pendek dan menengah yang lebih tinggi. Kondisi ini memungkinkan bagi enzim usus untuk lebih mudah mencernanya.
- Mengandung laktosa yang lebih sedikit. Susu kambing diketahui mengandung jumlah laktosa yang lebih sedikit yaitu sebesar 4,1 persen dibandingkan dengan susu sapi sebesar 4,7 persen. Ada kemungkinan hal inilah yang membuat bayi lebih sedikit mengalami intoleransi dengan laktosa akibat susu kambing.
Susu kambing diketahui mengandung
kalsium, vitamin B6, vitamin A, potasium, niasin dan antioksidan
selenium yang sedikit lebih tinggi dibanding dengan susu sapi. Tapi
kandungan asam folat dalam susu kambing ini lebih sedikit.
Meski begitu, American Academy of Pediatrics
tidak merekomendasikan penggunaan susu kambing bagi bayi berusia di
bawah 1 tahun, karena ASI masih menjadi satu-satunya pilihan untuk bayi.
Berikut ini Tips Konsumsi Susu Kambing Untuk Bayi :
- Karena susu kambing memiliki resiko tinggi untuk terkena virus dan bakteri maka sebaiknya panaskan susu kambing sebelum diberikan kepada bayi atau baiknya mengkonsumsi susu kambing etawa GMP Nutri merupakan susu bubuk kambing etawa organik yang diproses dan diolah secara higienis.
- Susu GMP Nutri tidak menggunakan pengawet sintetis, sehingga sangat aman dikonsumsi dan produknya pun cuma mampu bertahan 9 (sembilan) bulan. Berbeda dengan susu sapi olahan (formula) yang beredar di pasaran seringkali diberikan tambahan pengawet sistetis (yang membahayakan tubuh) sehingga bisa bertahan sampai minimal 2 tahun.
- Jangan jadikan susu kambing murni sebagai konsumsi utama untuk bayi, anda harus tetap memberikan ASI untuk bayi anda walaupun dalam kapasitas sedang. Karena hanya ASI yang dapat membentuk kekebalan tubuh secara optimal pada bayi.
Namun jika bayi mengalami alergi
terhadap susu sapi, terkadang bayi lebih cocok menggunakan susu kambing
tapi itu pun harus melalui konsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak
atau ahli gizi anak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar