“Susu fermentasi dari susu kambing etawa
memiliki khasiat bisa meningkatkan kekebalan tubuh serta mampu menjadi
penyeimbang bagi penderita tekanan darah tinggi maupun darah rendah,”
jelas Dr. Ir. Lilik Eka Radiati, MS, Ketua Prodi THT FT Unibraw, ketika
ditemui Surya, Jumat (2/2).
Lebih lanjut Lilik menyebutkan bila hal ini merupakan pengembangan teknologi susu dari kambing perah ini.
“Susu tersebut hanya digunakan untuk pengobatan saja. Terutama untuk bahan pembuat obat asma.
Dia mengandung zat yang bisa memperbaiki sel-sel di paru-paru. Hal
itulah yang kemudian membuat kami sejak 5 tahun lalu mengembangkannya
menjadi susu fermentasi. Apalagi khasiatnya bertambah,” jelas Lilik.
Tingkat kemampuan susu kambing untuk bertahan dengan kualitas baik juga lebih singkat dibandingkan susu sapi.
Sehingga pengembangan dengan fermentasi
itu dilakukan untuk memperpanjang ketahanan susu kambing itu, terutama
kandungan mineral dan vitamin yang ada didalamnya.
Hasil dari fermentasi pada susu kambing
ini, kini sedang dalam proses uji coba untuk pengobatan. Hasilnya pada
lima tahun terakhir sejak dikembangkan, telah memberi hasil positif pada
penderita diabetes, tekanan darah, asam urat, sembelit, alergi, kolesterol dan osteoporosis.
“Kandungan mikro bakteri yang ada mampu
meningkatkan kekebalan tubuh. Dalam setiap botol kecil berukuran 150 ml,
ada ratusan mikro bakteri. Jadi mampu menjadi pelindung dan pengusir
bakteri jahat yang masuk di tubuh. Termasuk bisa untuk konsumsi
penderita HIV/AIDS, sebagai salah satu penambah atau penjaga kekebalan
tubuhnya,” lanjut Lilik.
Oleh : Dr. Ir. Lilik Eka Radiati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar